Senin, 26 Maret 2018

LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN SISWA

LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN SISWA
SMK MUHAMMADIYAH 2 JAKARTA
TAHUN AJARAN 2017/2018
Latihan Dasar Kepemimpinan / LDK adalah sebuah pelatihan dasar tentang segala hal yang berkaitan dengan kepemimpinan. Pelatihan ini biasanya yang diberikan oleh Pengurus  lama kepada calon Pengurus  baru, baik untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama maupun Sekolah Menengah Atas (untuk LDK tingkat sekolah menengah). Pelatihan dasar yang diberikan ini bertujuan untuk memberikan bekal kepemimpinan kepada Pengurus baru yang nantinya akan menjadi pemimpin 
LDK biasanya diberikan dalam 2 bagian yaitu LDK Fisik dan LDK Mental. Pemberian materi dari kedua jenis LDK ini biasanya diberikan di waktu dan tempat yang berbeda. Untuk LDK Mental, yang menjadi pemberi materi bukanlah lagi para Pengurus lama melainkan Dewan Guru, Pembina , Kepala Sekolah serta Guru Psikologi dan Konseling dari sekolah yang bersangkutan, atau bisa juga dengan cara menyewa ataun memanggil seseorang dari suatu Lembaga. LDK Fisik biasanya diberikan di sekolah dalam waktu 3-5 Hari penuh, sedangkan LDK Mental biasanya diberikan di luar kota dalam waktu 2-4 hari

Dalam kegiatan LDKS SMK Muhammadiyah 2 ini, diikuti oleh kelas X akuntansi, administrasi, dan pemasaran sebagai peserta LDKS dan kelas XI-XII sebagai Pengurus Ikatan Pelajar Muhammadiyah 2 Jakarta dan Panitia Pelaksana Kegiatan LDKS

UJIAN SEKOLAH


KEGIATAN UJIAN SEKOLAH PRAKTIK DAN UJIAN SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL
SMK MUHAMMADIYAH 2 JAKARTA
]TAHUN AJARAN 2017/2018

           Dalam rangka penilaian hasil belajar Sekolah pada SMK Muhammadiyah 2 Jakarta sesuai Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003  tentang Sistem Pendidikan Nasional dan untuk mengetahui sejauh mana penyerapan Kurikulum  Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP ) pada  siswa/i kelas XII  Tahun Pelajaran 2017/2018. Maka SMK Muhammadiyah 2 Jakarta menyelenggarakan Ujian Sekolah dengan koordinasi Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Kota Administrasi Jakarta Pusat.

           Ujian Sekolah Tahun Pelajaran 2017/2018  SMK Muhammadiyah 2 Jakarta dibagi menjadi 2 (dua) Ruang yang pelaksanaannya berlangsung di SMK Muhammadiyah 2 Jakarta, baik secara tertulis maupun praktik.

Ujian Sekolah SMK Muhammadiyah 2 Jakarta bertujuan untuk
1. Mengukur pencapaian hasil belajar siswa/i pada akhir Tahun Pelajaran 2017/2018.
2. Mengukur mutu pendidikan tingkat SMK Wilayah Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Pusat
3. Mempertanggung jawabkan penyelenggaraan pendidikan SMK Muhammadiyah 2 Jakarta kepada        masyarakat.

UJIAN PRAKTIK KEJURUAN

UJIAN PRAKTIK KEJURUAN
PROGRAM STUDI ADMINISTRASI PERKANTORAN DAN PEMASARAN
SMK MUHAMMADIYAH 2 JAKARTA
TAHUN AJARAN 2017/2018


1.     Latar Belakang
UJI KOMPETENSI KEAHLIAN (UKK) adalah bagian Uji Nasional pada Sekolah Menengah Kejuruan terdiri atas Uji Teori Kejuruan dan UJI KOMPETENSI KEAHLIAN. Hasil UKK menjadi indikator ketercapaian standar kompetensi lulusan siswa SMK, sedangkan bagi stakeholder akan dijadikan sebagai informasi atas kompetensi yang dimiliki calon tenaga kerja.
Oleh karena itu kurikulum SMK dikembangkan dan dilaksanakan menggunakan pendekatan berbasis kompetensi (competency-based curriculum), maka UJI KOMPETENSI KEAHLIAN harus menggunakan metode penilaian berbasis kompetensi (competency-based assessment). Pelaksanaan Ujani Praktik Kejuruan berbasis kompetensi diarahkan untuk mengukur dan menilai performansi peserta uji meliputi aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap.

2.     Maksud dan Tujuan
a. Uji Praktik  Kejuruan bertujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa pada level tertentu sesuai kompetensi Keahlian yang ditempuh SMK.
b. untuk meningkatkan profesionalitas dan keterampilan siswa dan siswi pada program studi keahlian administrasi kompetensi keahlian administrasi perkantoran di SMK MUHAMMADIYAH 2 JAKARTA.
c. Memfasilitasi siswa SMK Muhammadiyah 2 Jakarta yang akan menyelesaikan pendidikannya untuk mendapatkan sertifikat kompetensi.

KEGIATAN MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH
(MPLS)
TAHUN AJARAN 2017/2018
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), juga dikenal sebagai Masa Orientasi Siswa (MOS) atau Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPD), merupakan sebuah kegiatan yang umum dilaksanakan di sekolah setiap awal tahun ajaran guna menyambut kedatangan para peserta didik baru.
Masa orientasi lazim dijumpai di tingkat SMP dan SMA. Hampir seluruh sekolah negeri maupun swasta menggunakan cara itu untuk mengenalkan almamater pada peserta didik baru. Pada perguruan tinggi, kegiatan serupa dikenal dengan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (disingkat Ospek).
MPLS dijadikan sebagai ajang untuk melatih ketahanan mental, disiplin, dan mempererat tali persaudaraan. MPLS juga sering dipakai sebagai sarana perkenalan siswa terhadap lingkungan baru di sekolah tersebut. Baik itu perkenalan dengan sesama siswa baru, senior, guru, hingga karyawan lainnya di sekolah itu. Tak terkecuali pengenalan berbagai macam kegiatan yang ada dan rutin dilaksanakan di lingkungan sekolah.
Pada kebanyakan sekolah, biasanya MPLS sepenuhnya dilaksanakan oleh kelompok siswa yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intrasekolah (OSIS) dengan guru sebagai pihak pengawas, asisten dan pemantau kegiatan selama MPLS berlangsung. Di sekolah tertentu, terkadang MPLS hanya dilaksanakan oleh pihak guru dan kepala sekolah saja, baik dengan atau tanpa bantuan keterlibatan kelompok OSIS.

EKSTRAKULIKULER SMK MUHAMMADIYAH 2 JAKARTA

EKSTRAKULIKULER
SMK MUHAMMADIYAH 2 JAKARTA
TAHUN AJARAN 2017/2018

EKSTRAKULIKULER:
1. BTQ
2. TAPAK SUCI
3. HIZBUL WATHAN (KEPANDUAN)
4. PASKIBRA
5. SENI
    A. TARI
    B. MUSIK
6. ROHIS
7. FUTSAL
8. KEPUTERIAN
9. BAHASA KOREA
10. TAHFIDZ 

DATA SEKOLAH

DATA ROMBONGAN BELAJAR 
DAN 
PROGRAM STUDI 
SMK MUHAMMADIYAH 2 JAKARTA
TAHUN AJARAN 2017/2018
No.
Program 
Studi
Jumlah Rombel
 ( Rombongan Belajar )
Total
I
II
III
1.
Akutansi 
1
1
0 
2 
2.
Adm. Perkantoran
1
1
1
3
3.
Pemasaran
1
1
1
3
Jumlah
3 
3
2
8 

VISI DAN MISI SMK MUHAMMADIYAH 2 JAKARTA

1. Visi dan Misi
Visi
Terbentuknya tamatan yang berahlak mulia, mandiri, terampil, dan berdaya saing

Misi
Terwujudnya peningkatan prestasi akademik dan non akademik serta berakhlakul karimah sesuai dengan kaidah agama islam
Terwujudnya kurikulum yang memenuhi standar nasional pendidikan
Terselenggaranya pendidikan dan latihan dengan mengedepankan keunggulan, ketrampilan, kemandirian, berjiwa wirausaha, serta memiliki sikap profesional yang berorientasi masa depan 
Terbentuknya kemampuan siswa yang dapat bersaing untuk menghantarkan pada dunia kerja 
Memberdayakan pendidik dan tenaga kependidikan yang mampu dan tangguh
Terwujudnya penyediaan sarana dan prasarana yang memadai
Terwujudnya sumber dana yang memadai
Terwujudnya lingkungan yang kondusif